Was-was di Konstruksi": Bagaimana Pelemahan Rupiah Menggerus Margin Proyek
Memasuki Juni 2026, sektor konstruksi Indonesia menghadapi tekanan nyata dari kombinasi pelemahan nilai tukar rupiah dan lonjakan harga solar industri. Nilai tukar rupiah yang bergerak di kisaran Rp17.700–Rp18.000 per dolar AS telah memperlebar margin risiko bagi kontraktor dan pengembang, khususnya mereka yang bergantung pada material impor atau memasang anggaran proyek jauh sebelum perubahan biaya terjadi.
Baca Selengkapnya-01.png)