Mengapa Baja Ringan Disebut Anti Karat? Ini Penjelasannya

Banyak konsumen bertanya-tanya, apakah baja ringan benar-benar bebas dari karat? Jawabannya: tidak sepenuhnya, tetapi sangat tahan terhadap korosi jika ditangani dengan benar. Kunci ketahanan baja ringan terletak pada lapisan pelindung yang diaplikasikan pada permukaannya.

Baca Selengkapnya

Panduan Memilih Seng Gelombang untuk Atap Rumah dan Bangunan Komersial

Seng gelombang masih menjadi primadona untuk atap rumah, gudang, hingga kanopi karena harganya yang ekonomis dan pemasangannya yang relatif mudah. Namun, tidak semua seng gelombang diciptakan sama. Ada beberapa jenis yang perlu Anda kenali sebelum memutuskan.

Baca Selengkapnya

Memahami Perbedaan Baja Ringan Galvanis dan Galvalum

Saat membeli baja ringan untuk rangka atap, Anda akan sering menjumpai dua istilah yang mirip namun memiliki perbedaan mendasar: galvanis dan galvalum. Memahami perbedaannya krusial karena menentukan tingkat ketahanan rangka atap terhadap karat, terutama di iklim tropis Indonesia yang lembap.

Baca Selengkapnya

Inovasi Beton Ramah Lingkungan: Memanfaatkan Limbah untuk Konstruksi Masa Depan

Industri konstruksi merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia. Oleh karena itu, inovasi dalam bahan bangunan, khususnya beton, menjadi kunci untuk menciptakan pembangunan yang lebih berkelanjutan. Salah satu terobosan yang menarik adalah pengembangan beton ringan struktural yang menggunakan agregat daur ulang dari limbah konstruksi dan pembongkaran (C&DW).

Baca Selengkapnya

Rumah Prefabrikasi dan Modular: Solusi Cepat dan Hemat untuk Kebutuhan Hunian

Kebutuhan akan hunian yang cepat saji dan terjangkau di Indonesia terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi. Salah satu jawaban atas tantangan ini adalah teknologi rumah prefabrikasi dan modular. Sistem ini tidak lagi identik dengan bangunan murah yang kaku, melainkan telah berevolusi menjadi solusi konstruksi modern yang efisien.

Baca Selengkapnya

Tantangan Program 3 Juta Rumah: Antara Target Kuantitas dan Kualitas Hunian

Program pembangunan 3 juta rumah merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan dan menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Memasuki kuartal ketiga 2026, program ini menghadapi berbagai tantangan yang tidak sederhana. Bukan hanya soal mengejar jumlah unit yang ditargetkan, tetapi juga memastikan bahwa setiap rumah yang dibangun memiliki kualitas yang layak dan tahan lama .

Baca Selengkapnya

Inovasi Material Konstruksi September 2026: Serat Pisang hingga Genteng Sabut Kelapa

September 2026 menjadi bulan yang kaya akan inovasi material konstruksi di Indonesia. Dari laboratorium kampus hingga pameran industri, para peneliti dan pengembang terus mengeksplorasi cara-cara baru untuk menciptakan material bangunan yang lebih kuat, lebih ringan, dan lebih ramah lingkungan. Inovasi-inovasi ini tidak hanya menjawab kebutuhan konstruksi modern, tetapi juga memanfaatkan sumber daya lokal dan limbah yang selama ini terbuang.

Baca Selengkapnya

500 Rumah Instan Tahan Gempa RISHA Dibangun untuk Korban Gempa NTT

Pada pertengahan Agustus 2026, gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga. Sebagai respons cepat, pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan 500 unit hunian tetap (huntap) tahan gempa. Pembangunan ini tidak hanya memberikan tempat tinggal baru, tetapi juga memastikan bahwa rumah-rumah tersebut dibangun dengan teknologi yang mampu bertahan menghadapi gempa di masa depan .

Baca Selengkapnya

WIKA Beton Hadirkan W-HOME, Rumah Tahan Gempa yang Bisa Selesai dalam 10 Hari

Inovasi konstruksi kembali mencuri perhatian pada Agustus hingga September 2026. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton memperkenalkan W-HOME, sebuah hunian tahan gempa yang dirancang untuk menjawab tantangan percepatan pembangunan rumah dalam program 3 Juta Rumah. Inovasi ini pertama kali diperkenalkan dalam gelaran Danantara Housing Expo 2026 di NICE, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten .

Baca Selengkapnya

Biaya Konstruksi Melonjak 20-50 Persen, REI Usul Harga Rumah Subsidi Naik 12 Persen

Industri properti Indonesia menghadapi tantangan berat pada September 2026. Kenaikan biaya konstruksi yang signifikan, dipicu oleh lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM), membuat margin pengembang rumah subsidi semakin tertekan. Real Estat Indonesia (REI) melaporkan bahwa biaya konstruksi telah melompat 20 persen lebih, bahkan di beberapa daerah mencapai 50 persen . Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa pengembang akan meninggalkan segmen rumah subsidi dan beralih ke proyek non-subsidi yang lebih menguntungkan.

Baca Selengkapnya

Kabar Baik! Teknologi Rumah Modular Tahan Gempa BRIN Siap Dikomersialkan

Agustus 2026 menjadi bulan yang menggembirakan bagi industri konstruksi dan masyarakat Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menyiapkan langkah strategis untuk mengkomersialkan teknologi rumah modular tahan gempa yang telah mereka kembangkan. Langkah ini merupakan respons atas kebutuhan mendesak akan hunian yang aman dan terjangkau di negara yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik ini . Kepala BRIN, Arif Satria, mengungkapkan bahwa lembaganya saat ini tengah berkoordinasi dengan sejumlah mitra industri untuk membawa teknologi ini ke tahap produksi massal .

Baca Selengkapnya

Kebiasaan Arsitektur Tropis untuk Rumah Tetap Adem di Musim Kemarau

Musim kemarau yang melanda Indonesia sepanjang Agustus 2026 membuat suhu udara terasa lebih terik. Tidak sedikit dari kita yang akhirnya bergantung pada AC atau kipas angin hampir sepanjang hari. Namun, jauh sebelum pendingin ruangan menjadi bagian dari kehidupan, nenek moyang kita telah memiliki cara-cara cerdas untuk menghadapi cuaca panas tropis . Kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap biasa ini ternyata menyimpan prinsip arsitektur yang efektif dan ramah lingkungan, yang sayangnya mulai ditinggalkan.

Baca Selengkapnya